Rabu, 29 Agustus 2012

puisi


Tangisan Hati (Tentangnya)
Karya : Ai Lia Yuliani Sarah
Ketika Malam Datang
Mataku Terpejam Sesaat
Hingga Ku Rangkai sebuah Mimpi
Dengan Tangisan Hati
Hatiku Berkata…
Mimpi “Darahku. Darahnya”
Apa Dia Lupa Ataukah Dia Murka
Dan Tinggalkan Darahnya
Dengan Kata Yang Penuh Kepalsuan
Kini Aku Membencinya
Apa Aku Salah?
Tapi Kenapa Surga Di Telapak Kakinya
Jiwa Ini Sangat Ingin Memeluknya
Tapi Sayang, Kakiku Enggan Melangkah
Karena Kau Telah Merubahnya
Hingga Aku Seperti Karang
Yang Tak Mudah Terhempas Gelombang
Sekalipun Ombak Menerjang Dan Memisahkan
Aku Tetap Bertahan Sampai Semuanya Terang

Hati Yang Tersakiti
Karya : Ai Lia

Aku terpenjara ..........
Diatas derita yang tiada akhir
Aku lemah tak berdaya
Bagai pasir tersapu ombak
Enggan melawan meski terdampar


Aku lelah dengan keadaan
Kini aku telah dewasa tanpanya
Hariku tak berujung pada keindahan
Dia ajariku derita. . .
Aku mencintainya, meski kadang membencinya


Tuhan. . . . . .
Darahnya mengalir ditubuhku
Andai bisa kugantikan . . .
Tuhan . . . . .
Kenapa aku berdosa jika membencinya?
Kenapa pula surga ada ditelapak kakinya?

 
Kehilangan
Karya : Eneng Tita Kartika Sari

Tuhan...
Tahukah engkau betapa hatiku
Ingin sekali berteriak sekencang-kencangnya
Sampai langit dan bumi pun tahu
Betapa sedih dan kecewanya hatiku saat ini

Tapi aku sadar
Mungkin selama ini aku kurang sempurna dihadapanmu
Sehingga kau mengambil sesuatu yang paling berharga dariku

Tuhan aku pun juga sadar
Mengapa engkau mengambil sesuatu itu dariku
Mungkin itu yang terbaik untukku
Dan aku juga tahu dibalik semua kejadian ini
Pasti kau sudah merencanakan sesuatu yang paling indah untukku



Dia Ada
Karya : Sumarni

Malam yang sunyi..
Tiada yang menemani
Hanya nyamuk-nyamuk yang menemani

Ingin ku bertanya pada Bulan dan Bintang
Dimana sahabatku? Dimana kekasihku??
Dimana orang-orang yang biasa dekat denganku..????

Tapi....
Bulan dan Bintang tidak menjawabku
Mereka hanya terdiam

Kini aku tersadar
Ternyata sahabat, kekasih yang terbaik
Tiada yang lain selain Dia
Dia selalu menemaniku
Dimanapun,, kapanpun,, dan kemanapun
Sekalipun ketika aku terjatuh, terpuruk
Sedih dan takut
Dia selalu ada untukku
Dia selalu membuatku merasa tenang dan tentram



S A Y A N G. . .
Karya : Lusy Fitriyani

Sayang...
Biarkanlah saat ini bumi berputar
Biarkanlah nanti bintang bersinar
Biarkanlah esok matahari terbit
Dan biarkanlah selamanya aku mencintaimu

Sayang...
Ku yakin inginku,
Kau tau maksudku
Ku ingin kau selalu menjadi miliku
Selamanya.......

Sayang...
Mengertilah!!!



Lusy Fitriyani

^_^ 

Pergi
Karya : Eneng Tita Kartika Sari
Terlalu Lama Kau Jauh
Pergi Tuk Tinggalkan Diriku
Sepi Hidupku Tanpa Kehadiranmu
Hingga Membuat Diriku Kesepian

Taukah Engkau
Betapa Hancurnya Hatiku
Saat Engkau Putuskan Tuk
Pergi Tinggalkan Diriku

Dan Taukah Engkau Disetiap Waktu
Aku Akan Selalu Menunggu Kehadiranmu
Karena Kau Adalah Pelangi
Dalam Hati Dan Jiwaku
Yang Akan Muncul Pada Suatu Hari
Memberikan Keindahan Dan Kebahagiaan

Sampai Saat Ini
Cintaku Hanya Untukmu
Dan Takkan Pernah Hilang Sampai Kapanpun
Karena Kau Adalah Nafas Dalam Hidupku

Cintaku Abadi
Karya : Lusy Fitriyani
Saat Nada-Nada Beku Hadir dihatiku
Kurasa Kini Kau Hilang
Menjauh pergi Dari Memori Yang Sunyi Ini
Aku terpaku Dalam Pilu

Haruskan Ku Melepas Kepergianmu?
Aku Tak Ingin Batin Ini Pedih Lagi
Aku Ingin Kau Slalu Disisiku
Walau Di Kehidupan Yang Lain

Haruskan Aku Menyerah?
Sedang Cintaku Ini Belum Mekar
Harapan Dan Mimpi Ini Mengkristal
Dan Pecah Diantara Kesaksian Sang Alam

Aku Tak Ingin Kau Pergi Lagi
Aku Tak Ingin Kau Menghilang
Karena Aku, Rinduku, Sedihku, Cintaku
Ada Dalam Kisah Kita

Kini Ku Ikhlas…
Walau Keraguan Meresah Dijiwaku
Apapun Yang Terjadi…
“Cintaku Untukmu Kan Tetap Abadi”



Sahabat
Karya : Rini Maya Sari
Setiap Hari Kita Bersama
Dan setiap Hari Juga Kita Bercanda
Aku Merasakan Kebahagiaan Yang sangat Indah
Dimana Kebahagiaan Itu Tidak Ternilai Harganya

Dan Ketika Kita Jauh Terpisah
Aku Hanya Bisa MelihatMu Lewat Kenangan Yang Dulu
Tapi Aku Berharap Semoga sahabatku Sehat selalu
Dan Semoga Dikemudian Hari Kita Bisa Bertemu Lagi



Tuhan
Karya : Alvita Kisdianafatun
Kala Subuh Tlah Datang
Kala Adzan Tlah Berkumadang
Daku Datang Untuk Berdoa
Daku Datang Untuk Memuja

Ya Allah… Pemilik Alam Semesta Ini
Daku Berserah Diri Padamu
Hanya Padamu Aku Bermuara Doa
Dan Hanya Padamu Aku Bermuara Cinta

Ya Allah… Ya Tuhanku
Kau Limpahkan Semua HidayahMu
Kau Limpahkan Semua RahmatMu
Segala Puji Hanya Untukmu Ya Allah…

Ya Allah… Ya Rabbi
Ampunilah Segala Dosaku
Berilah Aku Cahaya Ketaqwaan
Agar Bisa Menjalani Hidup Ini Dengan Sempurna



Cinta
Karya  : Wiwit Witri Pitriani
Cinta,,
Bagaikan ruh yang mengalir lembut,,
Menyenangkan, bersinar jernih, dan ceria,,

Cinta,,
Bagaikan ruh yang mengalir deras,,
Menyesalkan, berderai jernih, dan badai,,
Tetapi dalam sebuah ikatan suci yang Allah halalkan,,

Cinta,,
Cinta sejati tidak akan kenal putus,,
Dan cinta sejati akan selalu berpesan,,
Bahkan saat kita sedang tersenyum karena kita bahagia,,
Tetapi kita bahagia karena kita merasakan adanya cinta,,
Dan kita akan selalu tersenyum…



Selalu Inginkan kamu
Karya : Yemi Wulandari
Rindu, Rindu, Rindu
Rinduku Padamu
Ku Selalu Ingin Bersamamu
Ku Selalu Inginkan Kamu
Menjadi Milikku Satu Seutuhnya

Dan Takkan Pernah Ku Ingkari
Janji-Janji Yang Telah Terucap
Olehku Dan Juga Dirimu
Tuk Menjalin Cinta Selamanya

Mungkin Suatu Saat Nanti
Kita Kan Berjumpa Lagi
Ku Ingin…
Kau Selalu Ada Untukku Selamanya

Rinduku Padamu
Ku Selalu Inginkan Kamu


maaf ya kalau nggak puitis karena kami masih dalam tahap belajar (^_^)



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar